Struktur Pelayanan Gereja Katolik St. Fransiskus Xaverius Naimata
Struktur Gereja Katolik St. Fransiskus Xaverius Naimata dirancang untuk mendukung kegiatan pastoral, liturgi, pelayanan dan sosial bagi umat. Berikut adalah umum struktur pelayanan:
1. Dewan Pastoral Stasi (DPS)
DPS adalah badan koordinasi utama yang membantu Pendeta dalam melaksanakan tugas pelayanan umat.
Ketua: Co-Pastor
Anggota:
Wakil Ketua
Sekretaris
Bendahara
Koordinator Bidang
2. CoPastor dan Tim Pastoral
Co-Pastor : Pemimpin rohani dan administrator utama Gereja.
Pastor Tamu : Membantu Co-Pastor dalam pelayanan sakramental dan pastoral.
Katekis: Mendukung katekese umat, terutama bagi calon penerima sakramen.
3. Bidang-Bidang Pelayanan
Untuk mendukung pelayanan, DPS membagi tugas ke dalam beberapa bidang:
A. Bidang Liturgi
mengatur dan memastikan kelancaran pelaksanaan perayaan liturgi.
Tim Lektor dan Proklamator
Tim Pemazmur dan Musik Liturgi
Altar Putra/Putri
Dekorasi Liturgi
B. Bidang Katekese dan Pendidikan Iman
Membimbing umat dalam pendalaman iman dan pembelajaran Gereja.
Katekese bagi calon penerima sakramen (Baptis, Komuni, Krisma, Perkawinan)
Sekolah Minggu
Pembinaan kaum muda dan dewasa
C. Bidang Pelayanan Sosial
Melaksanakan aksi kasih dan pelayanan sosial kepada masyarakat.
Bantuan bagi kaum miskin dan sakit
Kunjungan pastoral (orang sakit, lanjut usia, tahanan)
Solidaritas program
D. Bidang Keluarga dan Kaum Muda
Mendampingi keluarga dan anak muda dalam pertumbuhan iman.
Pendampingan perkawinan dan keluarga
Pelayanan pastoral kaum muda (OMK - Orang Muda Katolik)
E. Bidang Keuangan dan Administrasi
Mengelola keuangan, inventarisasi aset, dan administrasi Gereja.
F. Bidang KBG (Komunitas Basis Gerejani)
Mengkoordinasikan pertemuan dan kegiatan di tingkat komunitas dasar.
4. Kelompok-Kelompok Kategorial
Komunitas-komunitas yang dibentuk untuk mendukung pertumbuhan iman berdasarkan minat atau kelompok tertentu, seperti:
Legio Maria
Orang Muda Katolik (OMK)
Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI)
Pria Katolik
Kelompok Doa Karismatik
5. Sekolah Katolik (Jika Ada)
Jika Gereja memiliki sekolah dalam naungan paroki, pengelolaannya melibatkan kolaborasi antara pendeta paroki, guru, dan komite sekolah.
6. Penasehat dan Tokoh Umat
Tokoh umat yang berperan sebagai penasehat untuk membantu pendeta paroki dan DPP dalam pengambilan keputusan penting.
Struktur ini hanya desain semata struktur bukan sesungguhnya. Struktur sesungguhnya akan segera terjadi.
Paroki St. Fransiskus Xaverius Naimata.






0 komentar:
Posting Komentar